Senin, 15 Juni 2015

Membangun Jiwa Sukses

MEMBANGUN JIWA SUKSES



Dalam kehidupan manusia semua hal terjadi begitu singkat dan cepat, dikarenakan
beberapa faktor yang mempengaruhinya, diantaranya adalah waktu yang bisa menjadikan
seseorang menjadi sibuk pada urusan dunia dan akhirat, sehingga tidak terasa berjalanya
 waktu begitu singkat dan cepat. Dikarenakan seperti itu, maka sebagian manusia yang berjiwa
 sukses akan menjadikan waktunya sebagai tolok ukur,seberapa lama saya belajar dan bekerja,
 seberapabanyak saya mendapatkan prestasi , apa yang saya lakukan pada hari esok ?, pada
saat remaja atau dewasa saya harus menjadi apa ? konsekwensinya apa? jika saya memilih
yang sesuai dengan kemauan, apakah bermanfaat ataukah malah sebaliknya, pada dasarnya
kita harus merencanakan, mengatur dan menyiapkan kebutuhan pada masa yang akan datang,
supayabisa menemukan jati diri kita sebagai seorang yang sukses dan berkarakter.
 
              Apabila seseorang mempunyai kehidupan yang telah dijalani penuh
 dengan tantangan, cobaan serta pengalaman-pengalaman yang selalu membuat kita
akan teringat tentang kejadian-kejadian tersebut pasti itu akan menyenangkan.  Seperti
halnya belajar jika di lewati dengan beribu kegagalan atau rintangan  akan selalu terkanang
 dan akan menyejarah baginya. Seperti tokoh terkemuka yaitu Abert Einstin yang dalam uji
 cobanya mengalam iberibu kegagalan dan kesalahan, Albert hanya mengatakan bukan
 kegagalan yangmenghampirinya tapi dia hanya menggunakan rumus yang salah dalam
 melakukan uji coba, tapi sesosok Albert tidak mudah untuk berputusasa dan menyerah,
dan sikap inilah yang menjadikan Albert menjadi seorang yang jenius. Dan  sangatlah 
beruntung bagi seseorang yang mempunyai sikap pantang menyerah, karna dia
pasti selalu berusaha mendapatkan sesuai dengan apa yang dia inginkan.
 
 
Alkisah pada zaman dahulu rasulullah bersabda kepada para sahabat “ada 70000
golongan orang yang masuk surga tanpa di hisab” serontak dari arah belakang ada seorang
sahabat nabi yang bernama ukasyah yang dengan kesigapanya beliau langsung melontarkan
pertanyaan kepada nabi yang berbunyi “wahai nabi Muhammad apakah saya termasuk
70000 golongan orang yang masuk surga tanpa di hisab?” nabi menjawab “iyah ukasyah
kamu termasuk 70000 golongan tersebut” . Bagaimana bisa seorang ukasyah bisa memanfaat-
kan waktunya dengan baik dan meraih prestasi untuk masuk surga tanpa di hisab?, itu karna
kesigapan dan kepandaiannya dalam mengatur waktu, selain itu ukasyah juga seorang yang
rajin beribadah dan tidak pernah menyembah berhala.
 
seseorang  yang mempunyai pola pikirpintar dan cerdas akan menggunakan Waktunya
dengan sebaik-baiknya, dan tidak akan puas dengan  apa yang di peroleh nya saat ini, karena
bagi mereka waktu sangatlah penting, yang bisa di artikan sebagai peluang yang gamblang dan
mudah di dapatkan walau tidak dengan bersusah payah. karena sesungguhnya “the time is
sword” bisa di artikan waktu bagaikanpedang yang akan menebas seseorang yang tidak bisa
menggunakan waktunya dengansebaik-baiknya. Sampai begitu pentingnya bahwa waktu akan
selalu bersama kita, dan sungguh rugi jika kita tidak bisa memanfaatkan waktu dengan baik.  
 
Terkadang seseorang kesusahan dan kebingungan apabila tidak bisa memulai
untuk menggunakan waktu dengansebaik-baiknya, itu dikarenakan hal yang menghambat
biasanya terjadisaat kita mempunyai waktu luang dan tidak bisa memanfaatkannya dengan
baik. Sampai sampai sering terusik oleh gangguan-gangguan yang datang  dan menjadikan
kita terpuruk dan tidak berprestasi. Ada sedikit cerita tentang seorang pemuda yang bisa
menghafal kan surat Al-baqoroh dengan selang waktu 6 tahun, dan ada juga seseorang yang
bisamenghafalkan seluruh isi Al qur’an dengan selang waktu 1 tahun, subhaanallah begitu
 jauh perbedaan yang nampak pada sekutip cerita tersebut, Padahal kesempatan waktu
yang sia-sia dan tidak digunakan untuk hal-hal berfaedah  maka tidak akan bisa kembali lagi.
 
 
Seperti pepatah “kesempatan tidak datang keduakalinya”, secara tidak langsung
kesempatan umur, waktu dan perkataan yang telah diucapkan tidak akan bisa kembali lagi,
dan sungguh rugi jika itu terjadi pada seseorang yang kurang bisa mengatur waktu dengan
baik. Sesuai dengan firman Allah pada surat Al-ashr ayat : 2 yang artinya “sungguh manusia
berada dalam kerugian” tapi lanjutan pada ayat tersebut menjelaskan bahwa terkecuali orang
yang tidak merugi yaitu: orang orang yang beriman, beramal sholeh, saling nasehat-menasehati
dalam kebenaran dan kesabaran, semoga kita semua bisa menerapkan kebaikan yang ter-
cantum padasuratAl ashr ayat 3, supaya nantinya kita tidak tersesat dalam kedzoliman.
 
Bila ingin sukses tentunya belajar, ingin kaya juga bekerja keras, tanpa belajar dan
 bekerja keras, sukses pasti akan terasajauh.jikaKemauan yang sudah di niati sejak
awal akan menjadikan kefokusan untuk meraih kesuksesan dan keberhasilan, semisal apabila
seseorang mempunyai keingian menjadi bintang pelajar atau juara satu di kelas pastidia akan
belajar segiat mungkin dantidak akan kenal lelah dan putusasa,karena jiwa dan raganya sudah
tercampurbaur sebagai alat pengorbanan untuk meraih sepertiyang diinginkan, untuk menjadi
juara satu.
 
suksespun akan bergantung sebagaimana besar pengorbanannya yang telah
dilakukan untuk meraihnya, apabila pengorbanannya tidak bisa memenuhi untuk meraih
kesuksesan,maka kita harus mencari jalan  lain yang lebih baik dan mudah untukdijalani,
dan jangan sampai mudah menyerah dan putus asa, tirulahsemut, kenapa kita harus meniru
semut saat ingin mencapai tujuan.?, walaupun semut badannya kecil akan tetapi semut tidak
mempunyai hati yang kecil dan juga tudak mudah putusasa, coba buktikansaat semut
menjumpai jalan yang buntu dia pasti mencari jalan yang lain, itulah keistimewahan semut.
 
Sampai saat ini sukses tidak cukup hanya dilakukandengan belajar saja, but
masih butuh banyak persyaratan untukmeraih kesuksesan yang lain diantaranya:
                                                *sungguh-sungguh
                                                *konsisten dalam belajar
                                                *ikhtiar atau doa
Mengingat cita-cita untuk meraih kesuksesan, sangat  memerlukan ketiga
sifat-sifat baik yang jika dijalani pasti akan berhasil, karna sungguh-sungguh dalamhal
dan aktifitas apa saja pasti akan berbuah kenikmatan. Sungguh-sungguh harus bersamaan
dengan istiqomah, yang istilah jawanya “ajek”atau konsisten artinya tetap pendirian
tidak belok-belok, sebuah contoh ada sebuah air yang menetes di atas batu yang besar,
tetesan nya begitu kecil, namun apakah yang terjadi?. karena dilakukan secara konsisten
dan begitu lama justru batu yang begitu besar lama kelamaan akan berlubang sedikit,
dan seilir berjalannya waktu, batu itu pun berlubang semakin besar dan hancur. itu kalau
dibagaikan pelajaran,menunjukan bahwa belajar yang sedikit-sedikit dalam waktu yang
lama dan dilakukan secara  konsisten, insya’allah akan menghasilkan kesuksesan
dalam berbagai macam hal.
         sesungguhnya belajar yang sedikit namun efektif, koefisien dan konsisten jauh
lebih baikdari pada SKS (sistim kebutsemalam), dan dilakukan pada saat ujian saja,
kita harus merancang bagaimana kita bisa mendapatkan semua itu dengen baik,
memang butuh proses. Tapi sebaiknya kita pikirkan semua itu dengan matang
supaya nantinya bisa terlaksana,tapi seluruh perbuatanbergantung pada niatnya
di hati yang paling dalam,apakah ingin bersungguh sungguh meraih kesuksesan
atau malah sebaliknya, yang sesuai pada hadist rasulullah yaitu: semua perbuatan
bergantung pada niatnya.Oleh karna itu persiapkan segala sesuatu pada niatnya,
apapun pekerjaan itu mulailah dengan mengucap basmalahniscaya Allah pasti akan
membantu kita, amiiin.
          Ketika hendak melakukan aktifitas biasakan membaca do’a,  karena apa ? saat
Membaca do’a jika dilakukan dengan hati yang tulus pasti akan terasa lebih mudah,
dan doa itu sangat penting karena merupakan permohonan kita kepada tuhan yang
maha ESA supaya dikabulkan do’a kita. Maka mulai dan akhirilah semua aktifitasmu
dengan membaca do’a, good luck.













Tidak ada komentar:

Posting Komentar